Totti Masih Meragukan Masa Depannya di Roma

Ikon AS Roma yang benama Francesco Totti masih ragu, apakah akan memperpanjang kontrak yang melanjutkan karir sepakbola profesionalnya atau pensiun di akhir musim ini. Yang mana pada akhir musim nanti kontrak pemain berusia 40 tahun itu akan segera berakhir.

James Pallotta selaku Presiden di AS Roma sudah menyiapkan kontrak selama enam tahun kepada Totti untuk menjabat sebagai direktur klub. Totti menjalani sepakbola profesional di Stadio Olimpico sejak tahun 1992. Dan merupakan gol terbanyak kedua di Seri A sepanjang masa, namun dirinya masuh belum memutuskannya mengenai masa depannya.

Pernyataan Totti Mengenai Masa Depannya

francesco totti

francesco totti

“Saya bisa saja menjabat petinggi di klub ini, sebagai dewan Roma direksi yang hanya satu tahun,” ujar Totti kepada media.

“Atau saya akan meneruskan berada di dalam lapangan untuk terus bermain sepakbola.”

“Sempat terpikir untuk menjadi seorang agen dan mencoba untuk mencari bakat lainnya yang mampu meraih gelar juara. Meski saya hanya sedikit pengalaman di dunia sepekabola,” ujarn sang kapten Roma.

Di musim ini, Totti hanya bermain sebanyak 11 kali bersama AS Roma dalam kompetisi Seri A Liga Italia dan dia telah menyumbangkan dua gol bagi klubnya. Meski dirinya sudah tidak lagi menjadi pilihan utama untuk timnya, yang hanya 11 kali tampil di ajang Seri A musim ini.

Meski begitu, pemain yang akan sudah memasuki masa pensiun, terkadang telah membuat kejutan bagi timnya ketika Totti benar-benar dibutuhkan. Yang mana dirinya pernah membuat kejutan di beberapa pertandingan ketika timnya sempat bermain imbang. Atau sedang mengalami kekalahan, namun dia mampu membalikkan keadaan.

Maka dari itu, pelatih Luciano Spalletti jika akan menurunkan Totti hanya di waktu-waktu tertentu saja. Karena pelatih tersebut tahu bahwa sang pemain sudah memiliki banyak pengalaman, maka dia tahu apa yang seharusnya dia lakukan. ketika timnya membutuhnya, yang membuat tim diselamatkan oleh dirinya.

Roma Tumbangkan Sassuolo 3-1, Mohamed Salah Sukses Sumbangkan Gol

Mohamed Salah berposisi sebagai penyerang sayap yang berasal dari Mesir itu, telah membuktikan penampilan gemilangnya saat Roma menumbangkan Sassuolo. Pada pertandingan itu tim asuhan Luciano Spalletti suskes meraih kemenangan dengan skor 3-1 dalam lanjutan kompetisi Liga Italia di pekan ke 29 yang berlangsung di Stadion Olimpico pada hari Senin lalu.

Dengan total tiga gol yang diciptakan oleh tim ibukota Italia, Mohamed Salah mencetak gol saat babak kedua akan berakhir. Dan juga dicetak oleh penyerang Edin Dzeko dan Parades, dimana masing-masing pemain telah memberikan satu gol. Berkat tiga pemain tersebut membuat AS Roma tetap berada di peringkat kedua klasemen.

Meski begitu, Francesco Totti Cs telah mengumpulkan 65 poin dalam 29 pertandingan yang mereka jalani. Yang hanya beda selisih dua angka dari Napoli yang berada di posisi ketida dan masih terus berjuang untuk meraih 8 angka dari pemuncak klasemen Juventus. Sedangkan, kekalhan yang harus diterima Sassuolo turun satu peringkat yang kini di posisi ke 13 dengan torehan 31 poin.

Di pertandingan itu, Absennya Daniele De Rossi di lini tengah. AS Roma yang Sempat tertinggal terlebih dahulu 0-1 dicetak oleh Gregio Defrel yang bekerjasama dengan Domenico Berardi di menit ke 9. Leonandro Daniel Paredes sukses menyamakan kedudukan 1-1 berkat tendangan jarank jauhnya pada menit 16. Di menit akhir babak pertama, Mohamed Salah myumbangkan gol yang berbalik unggul 2-1.

Ketika sang penyerang itu mencetaknya di menit ke 45. Memasuki babak kedua, Edin Dzeko memastikan kemenangan AS Roma berkat menerima umpan yang diberikan oleh Kevin Stoortman dimenit 68. Hingga turun minum, skor pun tidak berubah 3-1 yang dimenangkan oleh tim ibukota tersebut.

Totti Sang Pangeran Roma

Saat ini sulit rasanya melihat seorang pemain yang royal bersama klub yang dibelanya selama beberapa tahun kedepan. Bahkan, terkadang hanya bertahan beberapa bulan saja menetap di satu tim sepakbola. Beragam alasan seseorang pemain meninggalkan klub, diantaranya karena iming-iming gaji besar, mencari tantangan baru hingga alasan keluarga. Memang hal itu tidak ada salahnya, karena keputusan ada ditangan pemain itu sendiri.

Francesco Totti

Francesco Totti Sang Pangeran Roma

Namun apabila kita melihat sejumlah pemain dalam dekade terakhir, tentu kita mengenal salah satu sosok pemain sepakbola profesional yang sangat loyal bersama klub, yakni Francesco Totti. Pria kelahiran 27 September 1976 telah membela tim raksasa Serie A Italia, AS Roma sejak masa belia, tepatnya saat usianya menginjak angka 16 tahun.

Bahkan, Totti masih berkarir bersama tim Serigala Ibukota hingga saat ini. Dimana usianya kini tak lagi muda, yakni sudah berusia 40 tahun. Sehingga, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang atau seringkali diplot sebagai penyerang tunggal dijuluki sebagai Pangeran Roma atau Prince of Roma.

Totti telah menjadi icon Roma yang melegenda. Tak hanya pandai mengolah bola di atas lapangan saja, tetapi juga beberapa ulahnya yang kerapkali menjadi sorotan media-media besar di Italia dan bahkan di Eropa secara keseluruhan.

Ia juga dapat dikatakan sebagai aktor sepakbola. Pasalnya, sejumlah aksi memukau dari Totti, baik aksi dribling hingga diving menjadikan sebuah pertunjukkan sepakbola AS Roma layaknya terlihat seperti penampilan sebuah Opera.

Banyak pemain profesional yang melebihi pencapaian Sang Pangeran Roma. Namun terdapat hal yang membedakan Totti dengan sejumlah pesepakbola lainnya. Ia memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kesebelasan tim Serigala Ibukota. Salah satu skill yang paling menonjol dari sosok Totti adalah passing, keeping bola dan tendangan bebas yang mematikan kiper lawan.

Pria yang telah membela i Giallorossi selama 24 tahun itu juga memiliki rasa kepercayaan diri yang sangat tinggi. Hal itu mampu membangkitkan para rekan-rekannya untuk memaksimalkan penampilan diatas lapangan. Satu bukti rasa percaya diri dari Totti adalah ketika mengeksekusi tendangan penalti. Dimana Ia melakukan perjudian dengan menendang ke arah tengah gawang. Bahkan, kekuatan tendangannya pun sangat kecil alias pelan.

Karir Awal Francesco Totti

Totti lahir dari pasangan Lorenzo dan Fiorella Totti. Ia tumbuh di lingkungan Porta Metronia yang merupakan para pendukung kesebelasan AS Roma atau disebut dengan Romanista. Ia pun mengidolakan mantan kapten tim Serigala Ibukota Giuseppe Gainnini. Ia memulai bermain sepakbola saat usinya 8 tahun bersama klub Fortitudo dan hijrah ke Smit Trastevere dan Lodigiani.

Francesco Totti

Francesco Totti telah membela AS Roma sejak usianya baru 16 tahun dan terus bertahan hingga kini

Totti hampir saja bergabung bersama tim muda AC Milan, ketika Ia datang ke undangan sang pemandu bakat bersama ibunya. Namun, sang ibunda menolak tawaran tersebut agar anaknya dapat bermain di tempat kelahirannya. Hingga akhirnya Ia bergabung bersama tim junior Roma di tahun 1989.

Prince of Roma bergabung bersama tim senior AS Roma dan mencatatkan penampilan perdananya ketika usia 16 tahun, kala timnya berhadapan dengan Brescia. Di usianya ke 19 tahun, Ia dipercaya oleh sang manajer untuk menjabat sebagai kapten tim dan bertahan hingga kini.

Pencapaian Prince of Roma

Sejak bermain untuk tim utama AS Roma, Totti sukses meraih Scudetto di ajang Serie A Italia pada tahun 2001 dan Supercoppa Italiana di tahun yang sama. Sempat puasa gelar selama enam tahun, akhirnya di musim 2007 Ia kembali merengkuh dua trofi sekaligus yaitu Supercoppa Italiana dan Coppa Italia.

Francesco Totti

Francesco Totti sukses meraih sejumlah gelar bersama tim Serigala Ibukota

Trofi terakhir Sang Pangeran Roma direngkuh pada musim 2008 yaitu Coppa Italia dan hingga kini belum kembali meraih satu trofi pun.

Proudly powered by WordPress
Theme: Esquire by Matthew Buchanan.