Penggunaan Atribut Pemain Dalam Sepak Bola

Semua jenis olahraga tentunya memiliki peraturan masing-masing yang telah diatur dalam asosiasi lembaga. Tak terkecuali dengan sepakbola yang juga memiliki berbagai aturan yang harus ditaati oleh para pemain sepakbola. Dimana seluruh peraturan tersebut telah dikeluarkan oleh FIFA selaku induk tertinggi sepakbola dunia dalam bentuk buku Laws of The Game.

Sepakbola

Permainan sepakbola memiliki aturan dalam penggunaan atribut

Terdapat 17 peraturan yang telah resmi disahkan dan harus dipatuhi oleh seluruh lembaga sepakbola di berbagai benua. Salah satunya mengenai aturan atribut para pemain sepakbola. Dimana para setiap pesepakbola menggunakan aksesoris dalam memainkan jenis olahraga ini. Berikut beberapa atribut yang sudah diatur oleh FIFA:

  • Jersey

Atribut pertama yang harus dikenakan oleh para pemain sepakbola adalah jersey. Dimana merupakan sebuah pakaian yang terbuat dari bahan sintetik yang berguna untuk menyerap keringat pesepakbola. Hal itulah yang membedakan antara kaos biasa dengan jersey.

Setiap tim juga diharuskan untuk memiliki beberapa jersey yang melambangkan identitas masing-masing klub dalam satu musim. Pada umumnya, satu tim kesebelasan mempunyai tiga jersey yang berbeda warna ataupun corak. Dengan demikian, apabila bertemu dengan lawan yang memiliki warna jersey utama sama, maka tim yang bertindak sebagai tamu akan mengenakan jersey dengan warna lain.

  • Kaos Kaki

Selanjutnya para pesepakbola diwajibkan untuk menggunakan kaos kaki yang memiliki corak dan warna yang sama dengan rekan setim. Atribut ini selain berfungsi untuk meminimalisir risiko cidera, tetapi juga sebagai tempat pelindung tulang kering atau shinguards.

  • Sarung Tangan

Pemain yang diperbolehkan untuk menggunakan atribut berupa sarung tangan adalah seorang penjaga gawang. Namun terdapat pengecualian apabila pertandingan dilakukan ketika musim dingin atau dalam suhu yang bersalju.

Seiring waktu berjalan, sarung tangan terus mengalami perkembangan untuk memudahkan sekaligus melindungi tangan para pemain dari hantaman bola yang cukup keras.

  • Pelindung Kepala

Aksesoris yang satu ini diperbolehkan untuk seorang pemain yang mengalami cedera di bagian kepala. Seperti halnya yang dikenakan oleh penjaga gawang Arsenal, Petr Cech, atau beberapa pemain yang sedang mendapatkan perawatan di bagian kepala.

  • Atribut Yang Tak Diperbolehkan

Suatu permainan sepakbola, selain menggunakan beberapa atribut sebagai penunjang, tetapi terdapat juga sejumlah aksesoris yang tak diperbolehkan untuk dikenakan, diantaranya yakni gelang, anting dan kalung.

Filosofi Jersey Para Pemain Arsenal

Klub raksasa asal kota London, Arsenal memiliki filosofi yang cukup menarik dalam penggunaan jersey ketika bermain di berbagai ajang kompetisi, baik di Liga Primer Inggris, maupun di kancah Eropa semisal Liga Champions.

Arsenal

Arsenal memiliki tradisi jersey, dimana seluruh pemain menggunakan ukuran lengan jersey yang sama

Pasalnya, klub yang memiliki julukan The Gunners tersebut memiliki tradisi yang unik yakni, sebelum laga dimulai, sang kapten tim memiliki kewajiban untuk menentukan ukuran lengan jersey, apakah lengan pendek ataukah lengan panjang, yang akan dikenakan oleh seluruh pemain.

Kisah Flamini Memotong Lengan Jersey

Tradisi tersebut terus dilakukan hingga kini oleh klub yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut. Namun terdapat salah satu kisah seorang pemain Arsenal yaitu Mathieu Flamini yang dengan sengaja memotong jersey yang dikenakannya.

Mathieu Flamini

Kisah Mathieu Flamini yang memotong jersey lengannya kala Arsenal kontra Manchester United pada musim lalu

Kisah itu terjadi ketika Meriam London melakoni laga tandang ke Old Trafford melawan Manchester United pada bulan November 2015 lalu. Dimana, diujung lengan jersey pemain yang kini membela Crystal Palace tersebut terlihat tidak rapi dan kelihatan jelas seperti bekas digunting.

Ternyata, berdasarkan penelusuran media setempat, bahwa gelandang asal Prancis itu memang sengaja mengunting jersey lengan panjangnya pada laga yang berakhir skor 1-0 untuk keunggulan The Reds Devil. Sehingga, Flamini terlibat pembicaraan yang panas dengan manajer kit Arsenal, Vic Akers.

Comments are closed.

Proudly powered by WordPress
Theme: Esquire by Matthew Buchanan.